5 Jenis Batik Klasik yang Wajib Dikoleksi


Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang sangat berharga. Ada banyak jenis batik yang bisa kita temui, namun kali ini kita akan membahas 5 Jenis Batik Klasik yang Wajib Dikoleksi.

Pertama, batik Parang. Batik Parang merupakan salah satu jenis batik klasik yang memiliki motif abstrak berbentuk garis-garis diagonal. Menurut pakar batik, Siti Sudarsono, “Batik Parang merupakan simbol dari kesatuan dan keutuhan dalam kehidupan.”

Kedua, batik Kawung. Motif batik Kawung terinspirasi dari buah kelapa yang melambangkan keberuntungan dan kekuasaan. Menurut Dr. Garna Raditya, seorang ahli batik, “Batik Kawung sangat cocok untuk dikenakan dalam acara formal.”

Ketiga, batik Mega Mendung. Batik Mega Mendung berasal dari Cirebon dan memiliki motif awan yang berjejer seperti mendung. Menurut Ibu Widya, seorang pengrajin batik, “Batik Mega Mendung melambangkan kekuatan dan keberanian.”

Keempat, batik Lereng. Batik Lereng memiliki motif garis-garis diagonal yang terbuat dari pewarna alam. Menurut Bapak Susanto, seorang pembatik, “Batik Lereng sangat cocok untuk dipakai sehari-hari karena motifnya yang sederhana namun elegan.”

Kelima, batik Truntum. Batik Truntum memiliki motif bunga yang melambangkan kasih sayang dan keharmonisan. Menurut Ibu Ratna, seorang kolektor batik, “Batik Truntum sangat cocok untuk dipakai dalam acara pernikahan karena melambangkan cinta dan kebahagiaan.”

Dengan memiliki koleksi 5 Jenis Batik Klasik yang Wajib Dikoleksi, kita turut melestarikan warisan budaya Indonesia yang sangat berharga. Jadi, jangan ragu untuk mengoleksi berbagai jenis batik klasik ini dan kenakan dengan bangga dalam berbagai acara spesial. Selamat mengoleksi!